Kabel mulai ditemukan saat manusia membutuhkan sebuah
alat yang berguna untuk menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat
lain dan ditemukan pada awal 1400an. Proses penemuan kabel ini tidak sama
antara satu jenis kabel dengan kabel lainnya. Penemuan kabel tembaga
membutuhkan proses yang paling lama dibanding kabel yang lain, hingga akhirnya
berhasil ditemukan sebuah. Penemuan kabel koaksial mengikuti penemuan
kabel tembaga.
Kabel UTP Straight
adalah kabel yang digunakan sebagai penghubungbeberapa client dengan
menggunakan bantuan hub ataupun switch.
Urutan rna nya yaitu :
(Putih-orange – Orange) – (Putih-hijau – Biru) – (Putih-biru
– Hijau) – (Putih-coklat dgn Coklat) , susunan ujung kabel nya sama.
Pengkabelan Cross
kabel utp cross adalah
kabel penghubung antara 2 unit komputer secara langsung , tanpa perlu hub , dan
susunan ujung dgn ujung berbeda , kita sebut aja ujung A dan
ujung B.
Ujung A (Putih-orange
– Orange) – (Putih-hijau – Biru) - (Putih-biru – Hijau) –
(Putih-coklat – Coklat)
Ujung B (Putih-hijau –
Hijau) – (Putih-orange – Biru) – (Putih-biru – Orange) – (Putih-coklat –
Coklat)
Kabel UTP adalah kabel khusus untuk transmisi data.
UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair". Disebut unshielded
karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut
twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun
spiral alias saling berlilitan.
UTP ada 2 macam :
1. Untuk kabel telepon yang berisi 4 buah kabel.
2. Untuk jaringan computer yang berisi 8 buah kabel.
Kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair atau Ethernet
Cable atau kita biasa menyebutnya dengan kabel LAN adalah kabel yang
digunakan untuk menghubungkan antar peralatan yang berhubungan dengan
computer network (komputer, hub, switch, router). Kabel ini bentuknya
seperti kabel telefon, hanya lebih besar. Yang dimaksud dengan kabel UTP
adalah hanya kabelnya, sedangkan kepala kabelnya adalah 8 positionmodular
connectors (8P8C) yang biasa disebut RJ-45 (RJ=register jack).
Secara fisik, kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
terdiri atas 4 pasang dawai medium. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan
pelindung. Tipe kabel ini semata-mata mengandalkan efek konselasi yang
diproduksi oleh pasangan-pasangan dawai, untuk membatasi degradasi sinyal
yang disebabkan oleh EMI dan RFI.
Kabel UTP digunakan sebagai media networking dengan
impedansi 100 ohm. Hal ini berbeda dengan tipe pengkabelan twisted pair
lainnya seperti pengkabelan untuk telepon. Karena UTP memiliki diameter
eksternal 0,43 cm, ini menjadikannya mudah saat instalasi. UTP juga
men-support arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi
sangat popular.
Beberapa cacatan mengenai kabel UTP antara lain :
a. Kecepatan dan keluaran :10 – 100 Mbps
b.Biaya rata-rata per node murah
c. Media dan ukuran konektor kecil
d.Panjang kabel maksimum yang diijinkan 100 m (pendek)
Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Selain mudah
dipasang, ukurannya kecil, juga harganya relative murah dibanding media
lain. Satu kekurangannya adalah rentan terhadap efek interferensi yang
berasal dari media atau perangkat-perangkat lain yang ada di
sekelilingnya. Namun hal ini tidak menjadi kendala, dibuktikan
dengan masih tetap digunakannya kabel UTP oleh ahli-ahli jaringan untuk
membangun sebuah jaringan.
Pengkabelan menggunakan kabel UTP terdapat dua metode:
1. Kabel Lurus (Straight Cable).
2.
Kabel Silang (Crossover Cable).
Kabel lurus /straight digunakan untuk menghubungkan
antara workstation dengan hub/switch sedangkan kabel silang/cross digunakan
untuk menghubungkan antara hub dan hub, antara dua komputer tanpa hub.